Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Jalan ke Shenzhen-Hkg-Macau’

Perjalanan ke Shenzhen-HK-Macau yang sudah kami rencanakan sejak Desember tahun lalu terlaksana juga pada pertengahan Agustus ini. Namun perjalanan yang diikuti oleh 15 orang ini akhirnya berubah menjadi ‘bencana’.

Sedikitnya 3 anggota rombongan yang tergolong senior terbukti tidak siap untuk melakukan perjalanan ini. Kondisi fisik mereka sangat tidak memadai sehingga memperlambat yang lainnya. Bahkan ada yang berjalan beberapa langkah sudah harus beristirahat.

Jadinya, tema perjalanan kali ini adalah WAIT (menunggu)….. Menunggu mereka yang jalannya lambat, sehingga akhirnya beberapa rencana menjadi buyar dan tidak bisa dinikmati lagi. Meski demikian, ada beberapa pelajaran yang bisa kami petik dari perjalanan ini.

Pertama, jangan membuat perjalanan dengan usia peserta sangat jauh (rentang usia rombongan kami dari 9 tahun hingga 70 tahun). Kedua, perhatikan kondisi fisik calon peserta sebelum mereka ikut (tapi hal ini bisa ‘menipu’. Di rumah terlihat sangat bugar, namun begitu memegang tongkat langsung jalannya tertatih-tatih dan sedikit-sedikit minta istirahat). Ketiga, usus jadi panjang –suaabaaarrrr gitu loh….

Tapi itu belum seberapa. Begitu rombongan memasuki Hong Kong dari perbatasan Shenzhen, salah satu anggota rombongan yang terlalu PD (percaya diri) memasuki gerbang peron yang berbeda dari yang lain. Akibatnya? Wanita berusia 62 tahun itu ‘hilang’ dan kami pun harus berhubungan dengan pihak kepolisian.

Setelah 2 hari dalam kebimbangan dan harus bolak-balik ke kantor polisi, akhirnya muncul berita baik menjelang keberangkatan kami ke Macau. Anak dari korban –atau tersangka?— mengirim kabar bahwa ibunya sudah sampai di Tawau, Malaysia. Itu hanya 2 jam perjalanan dari rumah mereka di Tarakan, Kalimantan Timur. Aduh, leganya. Tema kedua perjalanan kami yaitu SEEK (mencari) sudah berakhir.

Akhirnya kami bisa menikmati hari terakhir perjalanan kami di Macau. Seluruh peserta bisa tersenyum ceria kembali dan mengikuti city tour di kota judi tersebut dengan hati ringan.

Read Full Post »